
LOAD BALANCING
Ketika router memiliki dua atau lebih jalur ke tujuan dengan metrik yang sama, maka router meneruskan paket menggunakan kedua jalur yang sama:
o Load balancing dapat meningkatkan kinerja jaringan.
o Load balancing dapat dikonfigurasi untuk menggunakan kedua protokol routing dinamis dan statis.
ROUTING STATIC
Routing static dan default routing static dapat dilakukan setelah interface yang terkoneksi ditambahkan ke dalam table routing:
o Routing static dikonfigurasi secara manual.
o Routing static harus diperbarui secara manual jika topologi berubah.
o Mengkonfigurasi Routing static ke dalam jaringan tertentu menggunakan perintah ip route network mask {next-hop-ip | exit-intf}.
o Mengkonfigurasi default routing static menggunakan perintah ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 {exit-Iintf | next-hop-ip}
DEFAULT ROUTING STATIC
Router Cisco dapat mendukung berbagai protokol routing dinamis IPv4 termasuk:
EIGRP – Enhanced Interior Gateway Routing Protocol
OSPF – Open Shortest Pat First
IS-IS – Intermediate System-to-Intermediate System
RIP - Routing Information Protocol








