Tampilkan postingan dengan label ENTREPRENEUR. Tampilkan semua postingan
MANAJEMEN PENGELOLAAN SDM



BENTUK ORGANISASI USAHA

Pengertian Manajemen dan Organisasi;
•Setiap perusahaan memiliki tujuan, untuk mencapai tujuan perusahaan adalah Manajemen.
•Manajemen dan Organisasi tdk dpt dipisahkan satu sama lain, manajemen bagian organisasi dan sebaliknya.

Manajemen dan organisasi
•Manajemen merupakan alat untuk mencapai tujuan.
•Organisasi merupakan tempat untuk mencapai tujuan.
•Manajemen dpt diartikan sebagai proses dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian untuk mencapai tujuan tertentu.
•Manajemen adalah proses pengelolaan suatu kegiatan atau usaha dari awal hingga perusahaan berjalan dan bangkrut.
•Organisasi merupakan alat untuk mencapai suatu tujuan dgn melalui suatu proses

Pengelolaan SDM
•Penerimaan SDM
•Penyaringan awal
•Tes Pekerjaan
•Seleksi wawancara

Penyaringan awal, tes pekerjaan, wawancara seleksi
a. Penyaringan Awal
Meliputi, wawancara permulaan dan pemeriksaan formulir atau surat lamaran pekerjaan merupakan penyaringan awal dalam seleksi untuk pelamar.
b. Tes Pekerjaan
Tes ini dimaksudkan untuk mengukur tingkat kecerdasan dan pengetahuan umum, bakat yang sesuai dengan pekerjaan, tingkat kecakapan, minat kerja, sikap dan kepribadian.
c. Wawancara Seleksi
Wawancara seleksi merupakan alat yang banyak digunakan dalam penyaringan pelamar. Pokok pembicaraan dalam wawancara ini meliputi pengalaman kerja, keterampilan dan kemampuan, pendidikan serta minat.

Metode Pelatihan
1. On-the-job-Training 
Metode on the job adalah pelatihan yang menggunakan situasi dalam pekerjaan:
a.Job Instruction Training (Latihan Instruktur Pekerjaan) yaitu dengan memberikan petunjuk-petunjuk pekerjaan secara langsung pada pekerjaan dan terutama digunakan untuk melatih para karyawan tentang cara-cara pelaksanaan pekerjaan sekarang.
b.Job Rotation (Rotasi Pekerjaan) yaitu karyawan diberikan kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan pada bagian-bagian organisasi yang berbeda dan juga praktek berbagai macam ketrampilan dengan cara berpindah dari satu pekerjaan atau bagian ke pekerjaan atau bagian lain
Metode Pelatihan

2.Off-The-Job-Training 
adalah pelatihan yang menggunakan situasi di luar pekerjaan:
a. Lecture
Merupakan metode pelatihan dengan memberikan kuliah atau ceramah dalam rangka penyampaian informasi-informasi yang dibutuhkan petatar.
b. Video Presentation
adalah presentasi yang dilakukan melalui media televisi, film, slides dan sejenisnya serupa dengan bentuk lecture.
c.Vestibule Training
Merupakan pelatihan yang dilakukan dalam suatu ruangan khusus yang terpisah dari tempat kerja biasa dan disediakan jenis pelaralatan yang sama seperti yang akan digunakan pada pekerjaan sebenarnya.
d. Role Playing
Merupakan suatu permainan peran yang dilakukan oleh peserta untuk memainkan berbagai peran orang tertentu dan diminta untuk menanggapi para peserta lain yang berbeda perannya.
e. Case Study
Merupakan metode pelatihan dimana para peserta pelatihan dihadapakan pada beberapa kasus tertulis dan diharuskan memecahkan masalah-masalah tersebut.
f. Apprenticeships
Merupakan proses belajar dari seseorang atau beberapa orang yang lebih berpengalaman.
g. Coaching
Adalah suatu cara pelaksanaan pelatihan dimana atasan mengajarkan keahlian dan ketrampilan kerja kepada bawahannya.
h. Simulation
Simulasi merupakan suatu situasi atau kejadian yang ditampilkan semirip mungkin dengan situasi yang sebenarnya, tetapi hanya merupakan tiruan saja dan para pelatihan harus memberikan respon seperti dalam kejadian yang sebenarnya.
i.Self Study
Merupakan teknik yang menggunakan modul-modul tertulis dan kaset-kaset atau video tape rekaman dan para peserta hanya mempelajarinya sendiri.
j. Programmed Learning
yaitu diberikan beberapa pertanyaan-pertanyaan dan para peserta pelatihan harus memberikan jawaban yang benar.
k.Laboratory Training
Teknik ini adalah merupakan suatu bentuk latihan kelompok yang terutama digunakan untuk mengembangkan ketrampilan-ketrampilan antar pribadi.
Program Pengembangan Karyawan
•Pendidikan formal
•Penilaian
•Pengalaman Kerja
•Hubungan antar pribadi

Program pengembangan Karyawan
Pengembangan karyawan ditempuh dengan empat (4) jalur jalur pendekatan :
1. Pendidikan formal
Ini didesain secara spesifik untuk Karyawan yang menduduki posisi eksekutif perusahaan.
2. Penilaian
Pengumpulan informasi dan pemberianumpan balik yang berkenaan dengan prilaku, gaya komunikasi, dan keterampilan karyawan merupakan komponen penilaian.
3. Pengalaman Kerja
Pengembangan karyawan dilakukan dengan memperhatikan pengalaman kerja yang mengacu pada hubungan, problem, permintaan, tugas yang dihadapi oleh Karyawan dalam melaksanakan pekerjaan.
4. Hubungan Antar Pribadi
Karyawan dapat mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mengenai perusahaan dan konsumen melalui berinteraksi dengan personel perusahaan yang senior dan lebih berpengalaman.

Penerapan Evaluasi Prestasi
•Pengembangan SDM
•Perencanaan karir dan pengembangan
•Program kompensasi

Evaluasi Prestasi
Evaluasi Prestasi : suatu sistem formal evaluasi dan peninjauan formal tentang prestasi kerja individu atau tim. Hasil evaluasi dijadikan dasar keputusan, mis: pengembangan , promosi, kenaikan gaji, pemberhentian dan rotasi.
Tujuan utama sistem evaluasi : Untuk meningkatkan prestasi. Evaluasi Prestasi dapat diterapkan dalam berbagai bidang tugas SDM :
(1) Pengembangan SDM,
(2) Perencanaan karir dan pengembangan,
(3) Program kompensasi,
(4) Hubungan internal perusahaan,
(5) Evaluasi potensi karyawan.

Kompensasi Karyawan
•Metode Pembayaran Kompensasi
•Kompensasi Eksekutif

Kompensasi
Kompensasi atau imbalan kerja , yang meliputi gaji dan tunjangan, berhubungan erat dengan evaluasi prestasi. Kompensasi dapat dibagi menjadi:
1. Metode Pembayaran Kompensasi Untuk karyawan pada umumnya didasarkan atas durasi waktu kerja, volume hasil atau produktivitas kerja, atau perpaduan antara waktu dan hasil kerja.
2. Kompensasi Eksekutif Kecakapan, keahlian, pengalaman dan keterampilan mereka membawa perusahaan kearah yang telah ditentukan, untuk itulah perlu adanya program kompensasi untuk mempertahankan manajer yang baik.

Jenis Kompensasi Eksekutif
•Gaji Pokok
•Bonus
•Insentif Jangka Panjang
•Tunjangan Eksekutif
•Penghasilan tambahan

Promosi, Rotasi, Demosi, Dan Pemutusan hubungan kerja
•Promosi
•Rotasi
•Demosi
•Pemutusan Hubungan kerja

Pengertian
a. Promosi
Peningkatan jenjang jabatan yang disertai wewenang , tanggung jawab , dan kompensasi finansial yang lebih besar.
b. Rotasi
Pengalihan tugas dalam sebuah perusahaan dari satu jabatan ke jabatan lain yang setara dengan tingkat gaji yang sama.
c. Demosi
Proses penurunan jenjang posisi dan pengurangan tanggung jawab bagi karyawan yang disertai pengurangan kompensasi.
d. Pemutusan Hubungan Kerja
Ini terjadi apabila seorang karyawan meninggalkan perusahaan, penyebabnya dapat dikarenakan pengunduran diri, penghentian, pemecatan, atau pensiun.
Bimbingan Business Plan-5


Bimbingan ke-5 Busines-Plan untuk Festival Entrepreneur Day’ tentang :

Pembuatan laporan, konten, format, penilaian


Format Laporan FESTIVAL

  • Hal Judul
  • Daftar Isi
  • Summary/Abstract
  • Persiapan
  • FESTIVAL
  • Evaluasi
  • Problem Solving
  • Lampiran


Presentasi

Konten
Konten Presentasi yang dibuat oleh mahasiswa sama dengan konten yang harus dicantumkan pada Laporan.

Format
Mahasiswa diminta membuat presentasi dalam bentuk Powerpoint Slide.
Jumlah halaman tidak dibatasi, tergantung kebutuhan mahasiswa. Presentasi diharapkan menarik, jelas, dan mewakili hal-hal yang harus dipresentasikan.

PENILAIAN

Penilaian diambil dari: (UAS)
•Nilai FESTIVAL – 60%
Nilai yang didapat dari penilaian juri lapangan saat FESTIVAL berlangsung. Form penilaian Terlampir.

•Nilai Presentasi – 40%
Nilai Presentasi diambil berdasarkan hasil dan penampilan saat presentasi, serta berdasarkan laporan yang disusun oleh mahasiswa.
Kemampuan memaparkan laporan yang dipresentasikan
Pemahaman konten
Kemampuan menjawab pertanyaan dari dosen
Bimbingan Business Plan-3

Bimbingan ke-3 Busines-Plan untuk Festival Entrepreneur Day’s tentang :

Dosen memberikan arahan bagaimana mempersiapan dan membuat serta mengisi FORMAT Busines-Plan, meliputi (cover, overview, marketanalyisis, marketing and sales plan, production plan, execution plan, financial plan, contingency plan)

Format Business Plan

1. Cover 
Buat Cover semenarik mungkin. Cover harus merepresentasikan karakter dari bisnis yang ada dalam business plan. Secara umum, salah satu fungsi Business Plan adalah sebagai proposal untuk bernegosiasi dengan pihak lain seperti Investor.
Cover harus terdiri atas:
i. Logo
ii. Nama Bisnis
iii. Alamat Kontak

 2. Overview
Berisi gambaran singkat tentang bisnis yang ada didalam Business Plan ini. Overview terdiri atas:
a. Business Background, Latar belakang mengapa bisnis ini (akan) didirikan.
b. Vision & Mission Statement, Visi (cita-cita yang ingin dicapai (jangka panjang) dan Misi (langkah-langkah yang ditempuh untuk mencapai visi yang sudah ditetapkan.
c. Product Description, Deskripsi singkat tentang produk (bisnis).
d. Organization Structure, Struktur organisasi harus disebutkan

3. Market Analysis
Gambaran singkat tentang persaingan pasar perlu diperlihatkan dibagian ini. Calon investor perlu mengetahui tentang kondisi persaingan di bisnis yang mungkin diminati sebagai salah satu media investasi.
a. SWOT of Own Business,
b. Competitor(s) Overview, Competitor Overview berisi tentang:
  i. Bisnis lain yang sejenis yang menjadi kompetitor,
  ii. Bisnis lain yang berbeda jenis,
c. Product Positioning,

4. Marketing & Sales Plan
Bagian terpenting dari sebuah bisnis adalah bagaimana kita bisa menjual bisnis yang kita miliki. Untuk bisa menjual, kita harus memastikan orang tahu akan keberadaan bisnis ini.
a. Short, Medium and Long Term & Marketing Plan
b. Component to Support Marketing Plan
i. Promotion
Berikan gambaran tentang aktivitas promosi apa saja yang akan dilakukan untuk memastikan calon konsumen potensial mengetahui keberadaan kita.
ii.
Advertisement Bagian ini memberikan gambaran tentang jenis iklan yang akan diambil sebagai bagian dari upaya promosi bisnis.
c. Short, Medium and Long Term Sales Plan
Berbeda dengan Marketing Plan, Sales Plan lebih mengedepankan jumlah target penjualan yang Anda tetapkan untuk memastikan bisnis ini bisa berjalan.
d. Tools for Marketing and Sales
Anda perlu menetapkan alat apa saja yang diperlukan untuk melancarkan semua rencana marketing dan sales di atas. Dari penetapan alat ini Anda bisa menentukan kebutuhan budget untuk marketing dan sales tools.

5. Production Plan
Produksi adalah salah satu aktivitas utama dari bisnis ini.
a. Raw materials
Dari mana Anda mendapatkan bahan baku? Siapa saja suppliernya? Bagaimana cara mendapatkan bahan baku tersebut? Bagaimana cara pembayarannya (tunai atau tempo)? Apakah ada substitusi untuk bahan baku tersebut.
b. Production Cost
Perhitungan yang dilakukan harus mempertimbangkan berbagai biaya yang mungkin terlibat seperti bahan baku, pembuatan barang jadi, biaya tenaga kerja, listrik, packaging dan delivery.
c. Production Process
Bagian ini menjelaskan secara singkat tentang proses produksi yang ada.

6. Execution Plan
a. How the Business Would be Executed?
Pada bagian ini Anda akan memberikan gambaran seperti apa bisnis ini akan dijalankan.
Jika Offline:
i. Dimana bisnis ini akan dijalankan? Mengapa memilih tempat itu?
ii. Bagaimana potensi pelanggan di tempat tersebut?
iii. Bagaimana kondisi pesaing di tempat itu?
iv.Berapa harga yang harus dibayar untuk menggunaka tempat tersebut?
Jika Online:
i. Website seperti apa yang telah disiapkan/akan disiapkan?
ii. Bagaimana memastikan traffict pada website itu?
iii. Bagaimana kondisi persaingan di market sejenis
b. What Should be Prepared to Execute the Business?
i. Persiapan tempat
ii. Persiapan perijinan
iii. Persiapan peralatan
iv. Persiapan SDM
c. When would it be Executed?
Hal yang harus dicantumkan di Timeline:
i. Persiapan Business Plan : Penyusunan Business Plan, Negosiasi Dengan Investor
ii. Persiapan Pelaksanaan : Proses Persiapan Ijin, Proses Persiapan lokasi, Proses Perekrutan SDM, Proses Persiapan Peralatan
iii. Eksekusi : Kapan akan dilaksanakan

7. Financial Plan
a. Business Preparation Budgets
Item-item yang harus ditampilkan:
Fixed Cost meliputi:
Sewa Tempat (jangka waktu ditentukan sendiri), Pembelian Peralatan, Renovasi Tempat Usaha, Perijinan
Overhead Cost meliputi:
Belanja Bahan baku dan stok, Upah Karyawan, Cost Production, marketing cost.
b. Business Execution Budgets
Biaya untuk proses pembukaan bisnis, seperti launching (jika ada)
c. Break Event Point Pada bagian ini Anda akan memberi gambaran pada calon investor kapan bisnis ini akan mencapai titik Impas (BEP).
d. Profit/Revenue Sharing Bagian ini akan memberikan informasi kepada calon investor tentang mekanisme investasi yang akan mereka lakukan ini.

8. Contingency Plan
Anda memiliki rencana cadangan untuk keluar dari kondisi yang mendesak dan tetap survive.

9. Closure - Penutup.
Bimbingan Business Plan-2 


Bimbingan ke-2 Busines-Plan Festival Entrepreneur Day’s dengan : 

• Memeriksa kelengkapan dokumen dan menanyakan rencana masing-masing kelompok 

• Menjelaskan kelengkapan teknis yang disiapkan masing2 kelompok, yaitu : membuat Company Profile, Signage, Cataloque, X-Banner, Brosur, Job Description setiap anggota sesuai dengan jabatan dan tugasnya di kelompok

Contoh Company Profile


Contoh Catalogue

Contoh Poster





Bimbingan Business Plan-1
 

Bimbingan ke-1 Busines-Plan untuk Festival Entrepreneur Day’s, dengan : 

• Menjelaskan Juklak, SOP - Panduan Festival Entrepreneur Day (slide Flow-Festival) 

• Membagi kelompok mahasiswa dengan 10 mahasiswa/kelompok tugas : 5 mhsw sbg produksi/ operasional, 5 mahasiswa sbg marketing/EO 

• Menjelaskan tentang kelengkapan administrasi dari setiap kelompok 

• Jadwal/Deadline/Time-line fest.entrepreneur day
Pertemuan 6
Perencanaan Usaha,
Strategi Pemasaran, & Kriteria Usaha



Perencanaan Usaha (Business Plan)
1.Pengertian
“Suatu dokumen yg menyatakan keyakinan akan kemampuan sebuah bisnis u/ menjual barang/jasa dgn menghasilkan keuntungan yang memuaskan & menarik bagi penyandang dana”
“Selling dokumen yg mengungkapkan daya tarik & harapan sebuah bisnis kepada penyandang dana potensial”
(Bygrave)

Rencana Bisnis
Sebuah rencana bisnis harus disusun semenarik mungkin. Beberapa tips untuk menyusun Rencana Bisnis, adalah sebagai berikut:
• Singkat dan Padat
• Terorganisir rapi dgn penampilan menarik.
•Rencana yang menjanjikan
•Hindari untuk melebih-lebihkan proyeksi
•Kemukakan semua resiko bisnis yg siknifikan
•Tim yg terpercaya dan efektif
•Fokus
•Tentukan target pasar
•Realistis
•Spesifik

2. Kerangka Rencana usaha menyangkut pokok - pokok pikiran perencanaan, meliputi :
oNama perusahaan
oLokasi
oKomoditi yang akan diusahakan
oKonsumen yang dituju
oPasar yang akan dimasuki
oPartner yang akan diajak kerjasama
oPersonil yang dipercaya u/ menjalankan perusahaan
oJumlah modal yang diharapkan & yang tersedia
oPeralatan perusahaan yang perlu disediakan
oPenyebaran promosi

Bentuk Formal Rencana Usaha
Isi dari Business Plan :
I. Pendahuluan
- Nama & alamat perusahan
- Nama & alamat pemilik
- Nama & alamat penanggung jawab yang bisa
dihubungi sewaktu-waktu
- Informasi ttg bisnis yg dilaksanakan
II. Rangkuman eksekutif lebih kurang 3 halaman yang menjelaskan sacara komplit isi business plan
III. Analisis Industri
- Perspektif masa depan industri
- Analisis persaingan
- Segmentasi pasar yg akan dimasuki
- Ramalan-ramalan ttg produk yg dihasilkan.
IV. Deskripsi tentang usaha 
- Produk yg dihasilkan
- Jasa pelayanan
- Ruang lingkup bisnis
- Personalia & perlengkapan kantor
- Latar belakang identitas pengusaha.
V. Rencana produksi 
- Proses pabrikasi
- Keadaan gedung & perlengkapan
- Keadaan mesin & perlengkapan
- Sumber-sumber bahan baku.
VI. Rencana Pemasaran 
- Penetapan harga
- Pelaksanaan distribusi
- Promosi yg akan dilakukan
- Pengembangan produk.
VII. Perencanaan organisasi
Bentuk kepemilikan & struktur organisasi
- Informasi tentang partner
- Uraian tentang kekuasaan

Resiko, Perencanaan pemodalan, dan Apendix
- Latar belakang anggota tim manajemen
- Peranan & tanggung jawab personalia dalam organisasi,
VIII. Resiko
- Evaluasi ttg kelemahan bisnis
- Gambar teknologi
IX. Perencanaan Permodalan
Neraca permulaan perusahaan
- Proyeksi aliran kas
- Analisa titik impas
- Sumber-sumber permodalan
X. Apendix
- Surat-surat
- Data penelitian pasar
- Surat-surat kontrak & dokumen perjanjian lain
- Daftar harga dari pemasok barang

Strategi segmentasi
Kotler dan Lane (2007), menyebutkan Strategi segmentasi dapat dibagi menjadi lima katagori, yaitu:
Geografi
Pembagian pasar menjadi unit-unit geografis yg berbeda, seperti Negara, Negara bagian, wilayah, propinsi, kota, atau rumah tangga.
Demografi
Pasar dibagi menjadi kelompok-kelompok berdasarkan variable-variabel, seperti: usia, gender, ukuran keluarga, siklus hidup keluarga, penghasilan, kelas social ekonomi.

Phisografi, Behavioral, dan Individual
=> Phisografi
Konsumen dibagi-bagi menjadi kelompok yg berbeda berdasarkan gaya hidup, kepribadian atau nilai-nilai yg mereka anut.
=> Behavioral
Konsumen dikelompokan berdasarkan pengetahuan, sikap, pemakaian atau tanggapan mereka terhadap produk tertentu.
=> Individual
Semakin tinggi persaingan yg terjadi dlm suatu industry, perusahaan dituntut untuk menggunakan variable yg saling deket dgn perilaku pembelian hal ini behavioral atau individu.

3. Konsep Dasar Pemasaran
Di dalam setiap kegiatan bisnis harus diusahakan agar wirausawan memperhatikan konsep AIDA+ S.
AIDA + S merupakan singkatan dari:
A = Attention (perhatian)
I = Interest (minat/ketertarikan)
D = Disire (keinginan)
A = Action (tindakan)
S = Satisfaction (kepuasaan)
Tujuan dari pemasaran ini bagaimana menimbulkan kepuasaan bagi konsumen.

4. MARKETING MIX
[BAURAN PEMASARAN]
Marketing mix berarti bauran pemasaran yaitu kegiatan mengkobinasikan berbagai kegiatan marketing agar dicapai kombinasi maksimal dan hasil yang paling memuaskan.
Yang dikenal dengan konsep 4-P, yaitu:
P1 = Product [produk]
P2 = Price [harga]
P3 = Place [saluran distribusi]
P4 = Promotion [promosi]

=> Produk adalah merupakan titik sentral dari kegiatan Marketing.
=> Harga masalah kebijakan harga turut menentukan keberhasilan pemasaran produk, melalui kebijaksanaan harga oleh produsen, grosir dan retailer.
=> Saluran distribusi atau perantara adalah sangat penting karena dalam segala hal mereka berhubungan dengan konsumen.
=> Promosi antara produk dan promosi tdk dapat dipisahkan bagaikan dua sejoli yang saling berangkulan untuk suksesnya pemasaran, harus ada keseimbangan produk, baik sesuai dengan selera konsumen, dibarengi dgn teknik promosi yang tepat akan membantu suksesnya usaha marketing.

KRITERIA USAHA
(Menurut Undang Undang Nomor 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah)
1.Usaha Mikro
a.Memiliki kekayaan bersih (asset) paling banyak Rp 50 juta tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau
b.Memiliki hasil penjualan (omset) tahunan paling banyak Rp 300 juta
2.Usaha Kecil
a.Memiliki kekayaan bersih (asset) lebih dari Rp 50 juta s/d paling banyak Rp 500 juta, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau
b.Memiliki hasil penjualan (omset) tahunan lebih dari Rp300 juta s/d paling banyak Rp 2,5 milyar
3.Usaha Menengah
a.Memiliki kekayaan bersih (asset) lebih dari Rp 500 juta s/d paling banyak Rp 10 milyar tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau
b.Memiliki hasil penjualan (omset) tahunan lebih dari Rp 2,5 milyar s/d paling banyak Rp 50 milyar.
Kriteria nilai nominal ini dapat diubah sesuai dengan perkembangan perekonomian yang diatur dengan Peraturan Presiden (Perpres).

Pertemuan 5
Mencari Gagasan Usaha & Permodalan




Pendahuluan
Memilih produk yg profitable, merupakan langkah yg penting dalam usaha baru “Kunci Emas Untuk Sukses”, melakukan bisnis yang tepat saat yang tepat”. Hal ini menunjukkan penentuan jenis produk (dalam arti menguntungkan/profitable) dan memilih waktu (dalam arti saat konsumen membutuhkan) ini sangat penting.

Membaca Peluang kelompok Kreatif
Usaha Apapun tentu membutuhkan perencanaan bisnis. Perencanaan secara sederhana dapat dibuat dgn alur pertanyaan sebagai berikut:
1.Jenis bisnis apakah yang perlu saya miliki?
2.Apakah saya perlu memdirikan perusahaan baru, atau membeli perusahaan yang sudah ada?
3.Dimanakah pasar untuk produk atau jasa yang akan saya hasilkan?
4.Berapa banyak biaya yg diperlukan untuk memiliki perusahaan tersebut ? Dan dari mana saya mendapatkannya?
5.Keterampilan-ketereampilan apa yang diperlukan untuk mengelola perusahaan tersebut agar berhasil?

Setelah menjawab semua pertanyaan tadi, maka guna meminimalisir resiko berusaha, kita perlu mengidentifikasi peluang yg kans-nya cukup besar.
Maka kita akan menjatuhkan pilihan yg terbaik yang kita ambil dgn berdasarkan tiga aspek:
a.Minat seseorang
b.Modal
c.Relasi

Pilihan Usaha
Setidaknya terdapat lima jenis usaha yang bisa kita bangun dan kembangkan:
- Usaha Ekstraktif jenis usaha ini bergerak dalam bidang pertambangan atau langsung mengambil dari kekayaan alam.
- Usaha dibidang Agraris yang mencakup usaha pengelolaan kebun, perdagangan hasil pertanian, perkebunan dan peternakan.
- Industri yg dapat dirinci kedalam bentuk berbagai jenis komoditi yg dihasilkan dan besar kecilnya usaha yg dihasilkan.
- Usaha Perdagangan menurut besar kecilnya usaha dan berbagai komoditi yg diperdagangkan.
- Jasa menyangkut pelayanan kepada konsumen.

Bidang Usaha kelompok Konsultif
Untuk kalangan yang “extrovert dominan”, bidang usaha yg lebih sesuai adalah bidang-bidang yang memungkinkan mereka berada pada posisi sebagai pemegang kendali. Jenis usaha yang cocok kalangan ini adalah:
1. Jasa konsultasi
2. Kursus-Kursus
3. Pusat Kebugaran dan Pelatihan Olahraga
4. Bidang Perdagangan

Bidang Usaha Kelompok Pelayanan
Kelompok ini termasuk “extrovert”, namun kepribadiannya berbeda dgn kelompok konsultatif. Bidang-bidang yg sesuai dengan mereka, adalah:
1. Biro Jasa
2. Biro Teknik
3. Jasa Pengetikan
4. Fotocopy dan Penjilidan
5. Sablon Pesanan
6. Perbengkelan
7. Kontraktor dan Jasa Perbaikan Bangunan
8. Rumah Kos
9. Salon Kecantikan & Spa
10. Makelar

Bidang Usaha kelompok Analis
Bidang-bidang usaha semacam ini antara lain:
1. Jasa terjemahan
2. Jasa reparasi perangkat elektronik dan teknologi informasi
3. Karya intelektual
4. Perancang busana
5. Binatu/Laundry
6. Jasa penjahitan

Ide usaha dari Imitasi
Creative adaptors (pengkopi ide kreatif) ini bukanlah pelaku imitasi yg melanggar hukum. Yang tidak dibenarkan adalah melakukan ounterfeits dan product pirates (pembajakan merek), profesi ini hanya dijalankan oleh penipu bukan seorang entrepreneur.
Untuk mengantisipasi mengenai hal tersebut, perlu melakukan hal-hal seperti dibawah ini:

Cara menghindari conterfeits dan product pirates
1. Mempelajari industri yang sudah ada.
2. Mengkaji input dan output industry.
3. Menganalisa trend populasi dan data demografi.
4. Mengkaji trend ekonomi
5. Analisa terhadap perubahan social
6. Mengkaji pengaruh aturan baru

CARA MEMPEROLEH MODAL
Pengertian Modal;
•Untuk mendirikan atau menjalankan suatu usaha diperlukan sejumlah modal (uang) dan tenaga (keahlian).
•Modal dlm bentuk uang diperlukan untuk membiayai segala keperluan usaha; seperti biaya prainvestasi, pengurusan izin, biaya investasi untuk pembelian aktiva tetap, sampai modal kerja.

Modal Keahlian
•Modal keahlian adalah keahlian dan kemampuan seseorang untuk mengelola atau menjalankan suatu usaha.
•Besarnya modal yg diperlukan tergantung dari jenis usaha yg akan digarap.
•Perhitungan terhadap besarnya kebutuhan usaha dilakukan sebelum usaha tsb dilakukan.
•Perlu dilakukan proses seleksi karyawan

JENIS-JENIS MODAL USAHA
Ada dua jenis modal usaha :
1. Modal investasi,
2. Modal kerja.

•Modal Investasi digunakan untuk jangka panjang dan dapat digunakan berulang-ulang, biasanya umurnya lbh dari 1 thn.
•Modal kerja digunakan untuk jangka pendek dan beberapa kali pakai dlm satu proses produksi.

Modal Kerja
•Penggunaan modal investasi jangka panjang untuk membeli aktiva tetap seperti tanah, bangunan, mesin-mesin, peralatan, kendaraan, bersumber dari perbankan.
•Modal kerja adalah modal yg digunakan untuk membiayai operasional perusahaan pada saat sedang beroperasi.

SUMBER-SUMBER MODAL
.Kebutuhan modal,baik modal investasi maupun modal kerja dapat dicari dari berbagai sumber dana yg ada yaitu modal sendiri atau modal pinjaman .
.Modal sendiri adalah modal dari pemilik usaha.
.Modal asing adalah modal dari luar perusahaan.
.Pembiayaan suatu usaha dapat diperoleh secara gabungan; modal sendiri dng modal pinjaman

Untuk memperoleh modal usaha perlu diperhatikan
1.Tujuan perusahaan,
2.Masa pengembalian modal,
3.Biaya yg dikeluarkan,
4.Estimasi keuntungan.

Pengertian Modal Sendiri
Modal sendiri adalah modal yg diperoleh dari pemilik perusahaan dgn cara mengeluarkan saham.
Keuntungan menggunakan modal sendiri untuk membiayai suatu usaha adalah tidak adanya beban biaya bunga,tetapi hanya membayar deviden.

Pengertian Modal asing (pinjaman)
•Modal asing atau modal pinjaman adalah modal yg diperoleh dari pihak luar perusahaan dan diperoleh dari pinjaman.
•Penggunaan modal pinjaman untuk membiayai suatu usaha akan menimbulkan beban biaya bunga,biaya administrasi,serta biaya provisi dan komisi yg besarnya relatif.

Sumber dana modal asing diperoleh dari:
1. Pinjaman dari dana perbankan, baikBank swasta, pemerintah dan perbankan asing.
2. Pinjaman dari lembaga keuangan seperti: perusahaan pegadaian, modal venture, asuransi, leasing, dana pensiun, koperasi atau lembaga pembiayaan lainnya.
3. Pinjaman dari perusahaan non keuangan.

Kelebihan dan kekurangan suatu modal.

Kelebihan Modal Sendiri, meliputi:
- Tidak ada biaya;bunga atau administrasi,
- Tidak tergantung kpd pihak lain,
- Tanpa memerlukan persyaratan yg rumit,
- Tidak ada keharusan pengembalian
modal.
Kekurangan Modal sendiri, meliputi:
-Jumlahnya terbatas,
-Perolehan relatif lebih sulit,
- Kurang motivasi.

Modal Pinjaman
•Kelebihan Modal Pinjaman, al:
1. Jumlah tidak terbatas,
2. Motivasi usaha tinggi.
•Kekurangan Modal Pinjaman, al:
1. Dikenakan berbagai biaya; bunga dan administrasi,
2. Harus dikembalikan,
3. Beban moral.
•Kelebihan Modal Campuran; 
prosentasi modal pinjaman disesuaikan dng kebutuhan atas kekurangan modal sendiri.


Pertemuan 4 
Wirausaha Sukses

Sifat-sifat yang perlu dimiliki Wirausaha

1. Percaya diri
2. Berorientasi pada tugas dan hasil
3. Pengambil resiko
4. Kepemimpinan
5. Keorisinilan
6. Berorientasi ke masa depan

















Menurut Bygrave
Karakteristik dari Wirausahawan

*Dream
*Decisiveness
*Doers
*Determination
*Dedication
*Devotion
*Details
*Destiny
*Dollars
*Distribute

Karakteristik dari wirausahawan yang berhasil Menurut Bygrave,
karakteristik dari wirausahawan yg berhasil memiliki sifat 10 D, yaitu:
*Dream, Punya visi dan mampu mewujudkan impian
*Decisiveness, cepat & tepat, penuh perhitungan dlm mengambil keputusan
*Doers, tidak menunda kesempatan yang dpt dimanfaatkan
*Determination, punya perhatian & tanggung jawab tinggi & pantang menyerah
*Dedication, bekerja tidak mengenal waktu
*Devotion, mencintai pekerjaan & produk yang dihasilkan
*Details, memperhatikan faktor-faktor kritis secara rinci
*Destiny, bertanggung jawab thd nasib & tujuan yg hendak dicapai
*Dollars, tidak sangat mengutamakan mencapai kekayaan
*Distribute, bersedia mendistribusikan kepemilikan bisnisnya.

Langkah Menuju Wirausaha Sukses
Menurut Murphy & Peck

*Ability to Communicate
*Ambition Drive
*College Education
*Making Sound Decision
*Self Confidence
*Good Appereance
*Getting things done with and Trough people
*Capacity of Hardwork

Wirausaha sukses 
1. Kemauan bekerja keras
 Sikap yg harus dimiliki sebagai modal dasar keberhasilan.
 Unsur kedisiplinan memiliki peranan
 Berusaha diiringi dengan doa & tawakal.

2. Bekerjasama dengan orang lain 
 Memiliki banyak teman,
 Memiliki sikap & tingkah laku yg baik dalam masyarakat,
 Mengilmu “Manajemen”, seni untuk menggunakan tenaga orang lain untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

3. Berpenampilan baik
 Bukan dari segi penampilan body face (cantik/cakep)
 Tapi memiliki pribadi yg baik & jujur.

4. Yakin 
 Memiliki keyakinan diri akan kesuksesan stlh berusaha
 Dapat melangkah pasti, tekun, sabar & tidak ragu.

5. Pandai membuat keputusan Ada alternatif 
 harus memilih
 tetapkan pertimbangkan dgn matang
 kumpulkan informasi/pendpt org lain
 ambil keputusan.

6. Menambah ilmu pengetahuan 
Dengan pendidikan, ilmu dan keterampilan yang dimiliki.

7. Ambisi untuk maju 
 Tidak loyo dan pantang menyerah.

8. Pandai berkomunikasi 
Mampu mengorganisasikan buah pikiran ke dalam bentuk ucapan yg jelas dan santun dalam tutur kata.

Contoh Jenis-jenis Penghargaan Lokal:
 BSI Entrepreneur Award (BEA)

Contoh Jenis-Jenis Penghargaan Nasional: 
- International Young Creative Entrepreneur (IYCE) oleh Kementrian Pariwisata
- Franchise Marketing Award oleh Majalah
- Shell Live Wire Young Entrepreneur Of The Year oleh Shell Indonesia Internasional:
- Asia Pasific Entrepreneur Award (APEA)

Lembaga Internasional pemberi penghargaan. 

ERNST AND YOUNG adalah lembaga Internasional pemberi penghargaan kepada perusahaan atau pribadi yg sukses;jenis penghargaan adalah:

1. ENTREPRENEUR OF THE YEAR (EOY) yaitu penghargaan kpd pengusaha terbaik yg diselenggarakan setiap tahun.
2. LIFE TIME ACHIEVEMENT ENTREPRENEUR ( LAE) yaitu penghargaan kpd pengusaha yg telah memberikan kontribusi berkesinambungan sepanjang masa kerjanya.
3. INDUSTRY AND MANUFACTURING ENTREPRENEUR ( I M E ) yaitu penghargaan kepada pengusaha yg bergerak dlm bidang otomotif,konsumen dan industri
4. SERVICE SPECIAL AWARD FOR CORPORATE SPIRIT yaitu penghargaan khusus di bidang perbankan serta keuangan ritel dan logistik.
5. YOUNG ENTREPRENEUR atau penghargaan kepada pengusaha yg berusia 40 th kebawah.
6. SPECIAL AWARD FOR CORPORATE SPIRIT yaitu penghargaan kepada pengusaha yg memiliki semangat dlm meningkatkan usahanya.
7. SPECIAL AWARD FOR CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY yaitu penghargaan kepada pengusaha yg mampu memberikan tanggungjawab sosial.
Pertemuan 3 
Berpikir Perubahan , Kreatif & Etika bisnis


Mindset Menggerakkan Perilaku

• Banyak Entrepreneur yg tidak menyadari bahwa dunia ini penuh dgn perubahan dan mereka tdk boleh duduk-duduk enak melewati hidup dari keuntungan tanpa kewaspadaan. Manusia merasakan perubahan, tetapi manusia tidak mampu melihatnya. Punya mata tetapi tidak melihat, sama seperti orang-orang berharta tetapi tidak berderma. Karena manusia selalu menyangkal realita-realita baru dan terbelenggu oleh realita-realita lama, rutinitas dan enggan berpikir tentang hal-hal yang baru. Semua itu dibentuk oleh mindset kita.

• Pola pikir atau mindset adalah keseluruhan/ kesatuan dari keyakinan yang kita miliki, nilai-nilai yang kita anut, kriteria, harapan, sikap, kebiasaan, keputusan.

Mengubah Pola pikir 

• Pendapat yg tdk dikeluarkan dalam memandang diri kita sendiri, orang lain atau kehidupan ini. Atau mindset adalah semacam filter yg kita bangun untuk menafsirkan apa saja yg kita liat dan kita alami.

• Apakah Pola pikir bisa diubah? “Bisa”Karena pola pikir merupakan hasil dari sebuah proses pembelajaran (leaning), maka pola pikir bisa juga diubah (unleaning), dan dibentuk ulang (releaning). Ada pola pikir yg bisa kita ubah dgn bantuan para ahli seperti psikologi, ahli mindset transformasi atau terapis NLP (Neoro Linguistik Program)

• Apa sajakah tanda-tanda terjadinya perubahan pola pikir?

Pola Pikir Entrepreneur 

Perubahan pola pikir berarti juga berubah dari satu pola pikir yang lain, mis: pola pikir negative menjadi positif, dari pecundang menjadi pemenang, dari pola pikir statis menjadi kreatif dari konsumtif menjadi produktif dan dari pola pikir pekerja menjadi entrepreneur.

Pola pikir seorang entrepreneur menonjol dlm byk hal, Seorang entrepreneur berkarakter produktif, bukan konsumtif.

Juga selalu berusaha ”Mencari cara baru” untuk meningkatkan utilitas sumberdaya secara efisien, ia selalu mencari alternative bila sumber daya yg ada terbatas. Seorang entrepreneur cenderung menjadi job creator dari pd sekedar job seeker.

Tantangan memulai usaha 

Semua karakter tersebut tersebut disebabkan oleh jumlah total pola pikir positif, kreatif, keuangan, dan pola pikir produktif yg dimiliki.

 Tantangan Persepsi saat memulai Usaha 

Pada saat akan memulai usaha banyak entrepreneur pemula yg mempunyai Tantangan mental berupa persepsi yang negative tentang kemampuan dirinya.

Tantangan tersebut, al: “saya tdk terlalu muda” (atau ”saya terlalu tua” bagi para pensiun), “tidak berbakat”, dan yg paling banyak adalah alasan tidak (belum) punya modal.

Untuk memulai usaha, kita hanya butuh 3M, yaitu : 
1. Motivasi yg kuat, 
2. Mindset yg tepat (produktif, kreatif, positif)
3. Make it (lakukan saja).
Untuk meningkatkan motivasi dlm berusaha, maka settinglah hasrat anda berusaha seperti hasrat ketika anda sedang jatuh cinta. Pupuklah hasrat tsb dgn membayangkan bahwa seorang entrepreneur akan mempunyai waktu yg luang dan ruang yg lapang.

ETIKA WIRAUSAHA 
• Suatu kegiatan usaha haruslah dilakukan dng etika atau norma-norma yg berlaku di masyarakat bisnis;
• Etika atau norma-norma itu digunakan agar para pengusaha tidak melanggar aturan yg telah ditetapkan dan usahanya dijalankan dgn memperoleh simpati dari berbagai pihak.

Pengertian secara luas:
• Etika adalah tata cara berhubungan dgn manusia lainnya, karena masing-masing masyarakat beragam adat dan budaya.
• Etika sering disebut sebagai tindakan mengatur tingkah laku atau perilaku manusia dng masyarakat.
• Tingkah laku itu perlu diatur agar tidak melanggar norma-norma atau kebiasaan yg berlaku dimasyarakat.

Etika dan norma setiap pengusaha 
1. KEJUJURAN
2. BERTANGGUNG-JAWAB
3. MENEPATI JANJI
4. DISIPLIN
5. TAAT HUKUM
6. SUKA MEMBANTU
7. KOMITMEN DAN MENGHORMATI
8. MENGEJAR PRESTASI

Tujuan dan manfaat Etika Wirausaha
• Tujuan etika harus sejalan dengan tujuan perusahaan;
• Manfaat etika bagi perusahaan:
 - Persahabatan dan pergaulan;
 - Menyenangkan orang lain;
 - Membujuk pelanggan;
 - Mempertahankan pelanggan;
 - Membina dan menjaga hubungan.

Bagaimana sikap dan perilaku wirausaha 
Sikap dan perilaku pengusaha dan karyawan merupakan bagian penting dlm etika wirausaha yg diberikan kpd pelanggan,adapun sikap dan perilaku tsb adalah ;
1. Jujur dlm bertindak & bersikap,
2. Rajin,tepat waktu dan tdk malas,
3. Murah senyum,ramah tama,pandai bergaul,
4. Fleksibel dan suka menolong pelanggan,
5. Tanggung jawab dan rasa memiliki perusahaan
Pertemuan 2 
Wiraswasta dan Wirausaha


“B I S N I S“ 
B = BERBASIS ILMU
I = NOVATIF
S = STRATEGI
N = NIAT YANG KUAT
I = INFORMASI DAN TEKHNOLOGI
S = SUPEL


KEWIRAUSAHAAN / ENTREPRENEURSHIP ` 

Pertanyaan : Apa yg akan saudra lakukan setelah menyelesaikan pendidikan di kampus?
A. Mencari pekerjaan / jadi pegawai
B. Menjadi Wirausahawan
C. Menjadi karyawan sambil berwirausaha

Bagaimana motivasi berwirausaha di kalangan mahasiswa?
Bagaimana orientasi mahasiswa setelah Lulus?
1. Hanya mencari kerja, bukan menciptakan lapangan kerja,
2. Jumlah orang yg menganggur tiap thn bertambah,
3. Pertumbuhan lapangan kerja semakin sempit.

Kasus pengangguran di Indonesia 
• Jumlah pengangguran di Indonesia 10% adalah kaum Pengangguran terdidik yg menyandang gelar sarjana.
• Bahan Diskusi: Siapakah yang bersalah; apakah mahasiswa, orang tua, perguruan tinggi atau pemerintah?

Hasil penelitian 
• Mahasiswa sulit untuk mau dan memulai berwirausaha dg alasan mereka tdk diajar dan dirangsang berusaha sendiri.
• Didukung oleh lingkungan budaya masyarakat dan keluarga yg dari dulu selalu ingin anaknya menjadi orang gajian / pegawai.
• Para orang tua kebanyakan tdk memiliki pengalaman dan pengetahuan berusaha.

Hasil penelitian (lanjutan) 
• Maka mereka (orang tua) lebih cenderung mendorong anak-anaknya untuk mencari pekerjaan atau menjadi karyawan;
• Orang tua merasa lebih bangga bahkan merasa terbebas, bila anaknya telah selesai kuliah mampu menjadi pegawai;
• Salah satu faktor lain adalah tidak ada atau sulitnya memiliki modal untuk berwirausaha.

“Solusi” 
• Lembaga pendidikan tinggi diharapkan mampu menciptakan jiwa entrepreneur sehingga mereka mampu mandiri dan menciptakan lapangan kerja.
• Pendidikan Kewirausahaan/ Entrepreneurship Indonesia perlu ditingkatkan.

Wiraswasta 
Menurut literatur istilah wiraswasta = wirausaha.

Pelopor wiraswasta Indonesia adalah DR. Suparman Suhamamijaya Menekankan adanya peluang kelompok kreatif entrepreneur Indonesia untuk mengangkat bangsa dari kemiskinan.

Istilah wiraswastawan dihubungkan dengan istilah saudagar, berasal dari bahasa sansekerta yg memiliki pengertian :

Wiraswasta terdiri dari kata Wira, Swa, Sta. 

Wira berarti manusia unggul, teladan, berbudi luhur, berjiwa besar, berani, pahlawan/pendekar kemajuan & berwatak agung. Swa berarti sendiri, dan Sta artinya berdiri.

Saudagar, Sau adalah seribu & dagar artinya akal. Jadi artinya seribu akal.

Wirausaha

Istilah wirausaha berasal dari kata Entrepreneur (bahasa Perancis) yg kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dengan arti between taker atau go-between (Perantara).

Secara Harfiah Wira artinya berani sedangkan Usaha adalah Daya Upaya

Kewirausahaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan keberanian seseorang dalam menjalankan kegiatan bisnisnya

Entrepreneur adalah suatu kemampuan untuk mengelola sesuatu yang ada pada diri kita untuk dimanfaatkan dan ditingkatkan agar lebih optimal, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup kita

Wirausaha Menurut Ahli 

Menurut ahli ekonomi, wirausaha adalah: seorang/sekelompok orang yg mengorganisir faktor-faktor produksi, alam, tenaga, modal & skill utk tujuan berproduksi

Menurut Ahli psychologis wirausaha adalah seorang yg memiliki dorongan kekuatan dari dalam untuk memperoleh sesuatu tujuan, suka mengadakan eksperimen atau untuk menampilkan kebebasan dirinya di luar kekuasaan orang lain.

Menurut Ahli bisnisman wirausaha merupakan : ancaman, pesaing baru, bisa juga partner, pemasok, konsumen / orang yg bisa diajak kerjasama.

Menurut Ahli pemodal wirausaha adalah seorang yg menciptakan kesejahteraan tetapi orang lain yg menemukan cara baru utk menggunakan sumber daya, mengurangi pemborosan dan menciptakan lapangan kerja.

Ada tiga jenis Wirausaha (Ir.Ciputra) 
1.Necessity Entrepreneur yaitu menjadi wirausaha karena terpaksa dan desakan kebutuhan hidup.

2.Replicative Entrepreneur, yang cenderung meniru-niru bisnis yang sedang ngetren sehingga rawan terhadap persaingan dan kejatuhan.

3.Inovatip Entrepreneur, wirausaha inovatip yang terus berpikir kreatif dlm melihat peluang dan meningkatkannya.

Kelebihan & Tantangan Wirausaha Kelebihan(Kehebatan) sebagai wirausaha : 
a. Terbuka peluang u/ mencapai tujuan yang dikehendaki sendiri.
b. Terbuka peluang u/ mendemonstrasikan potensi seseorang secara penuh.
c. Terbuka peluang u/ memperoleh manfaat dan keuntungan yang maksimal.
d. Terbuka peluang u/ membantu masyarakat dengan usaha-usaha konkrit.
e. Terbuka kesempatan u/ menjadi bos.
f. Tanggung jawabnya sangat besar, banyak keputusan yang harus dibuat.

Kelemahan (Tantangan ) sebagai wirausaha: 
a. Memperoleh pendapatan yang tidak pasti, memikul berbagai resiko,
b. Bekerja keras dan waktu jam kerja panjang,
c. Kualitas kehidupannya masih rendah sampai usahanya berhasil, karena harus berhemat,
d. Tanggung jawabnya sangat besar, banyak keputusan yang harus dibuat.


Copyright © 2013 Sulhansubs